Minggu, 02 November 2008

berdiri walau tanpa arti

Harapan pekat selubungi hati
elak nafas mengikat erat
menguap tak-ertindak

ku rengkuh tak-mau hinggap
gengam lusuh sutra impian
bangun ...geram sebelum fajar
bangun...tak-usah kau teruskan menga

yang mati hanya sabit terpenggal
tumpas gopoh peri pagi ini
pacu landas
biar tunggal tak-ikut terkelupas

Tidak ada komentar: